Monday, September 17, 2018

Pembasmian rayap tanah




Di Indonesia pada umumnya ada tiga jenis rayap tanah yang paling sering menyerang bangunan antara lain rayap tanah jenis macrotermes, microtermes, dan coptotermes. Rayap tanah hidup dan berkembang biak optimal didalam tanah pada kedalaman 1 – 2 meter. Rayap membangun kerajaannya dengan cara berkoloni dan hidup secara berkasta. Kasta tertinggi adalah ratu dan raja, tentara, dan pekerja merupakan kasta terendah. Kasta pekerja yang bertugas merawat dan memberi makan kasta-kasta lain dalam satu koloni. Sifat transfer makanan dari rayap satu ke ribuan rayap lainnya adalah cara kerja mereka sehingga meyebabkan kecepatan kerusakan terhadap bahan bahan yang mengandung sellulosa seperti, kayu, kertas karpet, kabel dll yang merupakan makanan pokok rayap. Tingkat kerusakan dan daya jelajah dari tiga jenis rayap tanah yang paling hebat adalah jenis Coptotermes. Berdasarkan hasil survey dan kondisi bangunan yang sudah terinfestasi rayap maka kami merekomendasikan tindakan pengendalian dengan sistem pengumpan ( Termite baiting system ). 

Adapun keuntungan dari TBS ini sehingga kami merekomendasikan dengan system tersebut adalah :

A.  Termite Baiting System tidak akan mengganggu atau merubah struktur  bangunan yang ditempati. Dengan sistem ini tidak perlu melakukan pengeboran pada interior maupun exterior.
B.   Termite Baiting System tidak hanya membentengi bangunan dari serangan  rayap, namun dapat memusnahkan koloni rayap.
C.    Dapat memberikan proteksi dari serangan rayap selama mungkin.
D.    System ini sangat cocok untuk highrise building. 

METODE PELAKSANAAN TERMITE BAITING SYSTEM

Metode : Termite Baiting System (TBS) dengan menggunakan metode pengumpanan. 
Cakupan hama :   Rayap Tanah (Subterranean Termite) jenis Coptotermes Sp dan rayap jenis macro / micro.
PROSEDUR PEKERJAAN
a. Installation 
Dilakukan pemasangan sistem pengumpanan pada lokasi :
Above-Ground Station (AG)
Stasiun umpan yang dipasang langsung pada bangunan yang terserang. (hanya dipasang jika sudah ada serangan rayap aktif). Berisikan racun rayap berbentuk tissue yang disukai rayap.

In-Ground Station (IG)
Stasiun umpan yang ditanam ke dalam tanah di sekeliling bangunan setiap ± 5-8 m. Stasiun umpan berisikan kayu umpan untuk memancing rayap yang sedang mencari makanan.


b. Monitoring 
Dilakukan pemeriksaan rutin pada In-Ground Station tiap 2 minggu sekali. Jika ditemukan adanya serangan rayap aktif pada kayu umpan, maka kayu umpan diganti dengan recuit II.  Monitoring juga dilakukan pada Above-Ground Station untuk memastikan apakah umpan telah termakan dan jumlah umpan masih mencukupi sampai monitoring selanjutnya. Pada saat melakukan monitoring, dilakukan pula inspeksi pada area disekitar station dan area kritikal lainnya untuk mengetahui adanya infestasi rayap baru.

c. Elimination
Dilakukan pemeriksaan rutin & penambahan tissue di dalam In-Ground & Above-Ground Station tiap 2 minggu sampai koloni rayap habis tereliminasi (umumnya 3-6 bulan)


d. Monitoring Lanjutan
Setelah proses eliminasi koloni selesai, teknisi akan tetap melakukan monitoring pada Above-Ground Station dan mengganti Recruit II pada In-Ground Station dengan WMD / kayu umpan kembali. 

Penerapan sistem pengumpanan rayap



Sudah sejak lama rayap diidentikan dengan terjadinya kerusakan pada bangunan, komponen kayu dalam rumah, buku, arsip, dokumen serta beberapa jenis tanaman pertanian atau perkebunan yang tidak luput dari serangganya. Perlu diketahui, dari seluruh jenis rayap yang sudah dikenal (2000 jenis) yang terbagi dalam 7 famili, 15 sub-famili, dan 200 genus. Tidak semuanya bertindak sebagai hama perusak. Dari keseluruhan jumlah itu, jenis rayap perusak hanya 100. Jenis rayap yang termasuk dalam kategori perusak ganas ada 47, yaitu 6 jenis dari famili Kalotermitidae (rayap kayu kering), 25 jenis dari famili Rhinothermitidae (rayap kayu basah), 1 jenis dari famili mastothermitidae (rayap tanah), dan 15 jenis dari famili termitidae (rayap tanah). 

Dari keterangan di atas sebagian besar rayap yang sudah teridentifikasi, tidak semuanyamerupakan jenis rayap perusak dan menjadi musuh manusia. Malah kalau diperhatikan, hampir semua jenis rayap yang dikenal itu menguntungkan manusia. Sebenarnya, rayap bisa berfungsi sebagai pembersih dan pengurai sampah alam di dalam hutan dan berperan untuk menyuburkan tanah. Selain itu, tidak semua rayap bersarang di tempat hunian manusia. Koloni rayap juga banyak ditemukan di hutan, perkebunan, dan area lain yang bukan pemukiman manusia. Kasta rayap yang terlibat langsung dalam proses pengrusakan aset milik manusia adalah kasta pekerja. Berikut beberapa kategori rayap perusak berdasarkan jenis materi yang diserang :

A. Rayap perusak tanaman
Serangga rayap pada tanaman bisa mengakibatkan kerusakan fisik dan akan mengganggu perakaran tanaman. Jika perakaran tanaman terganggu, supplai hara dan air akan terhambat, serta tanaman menjadi rentan terhadap serangan penyakit. Jika dilihat sepintas, serangan rayap pada tanaman tidak bisa dipantau secara cermat sejak awal. Serangan rayap perusak pada tanaman biasanya dimulai dari akar atau leher akar, kemudian merembet ke bagian batang tanaman melalui liang kembara yang dibangun rayap. Indikasi lanjut adanya serangan rayap pada tanaman adalah terjadinya perubahan warna daun akibat terganggunya metabolisme tanaman yang akan menyebabkan tanaman mati.

Dari semua jenis rayap yang ada, tidak kurang dari 300 jenis rayap di dunia yang akan berperan sebagai hama perusak tanaman, baik tanaman pertanian, tanaman hias, tanaman perkebunan, maupun tanaman kehutanan. Di Indonesia ada 20 jenis rayap yang dikenal sebagai rayap perusak tanaman. Berikut ini diantaranya :
a. Coptothermes
Jenis rayap ini sebagian besar menyerang tanaman perkebunan seperti kelapa, karet, kelapa sawit, dan kakao. Rayap coptothermes termasuk jenis hubteran dari famili Rhinothermitidae. Mereka hidup di dalam tanah yang banyak mengandung bahan berlignoselulosa seperti kayu yang telah mati atau membusuk, tunggak pohon baik yang sudah mati maupun yang masih hidup. 

DI daerah Sumatra, jenis rayap perusak ini juga menyerang beberapa perkebunan karet, terutama tanaman karet yang berumur 1 sampai 2 tahun hingga menyebabkan kematian. Rayap perusak ini merupakan jenis yang menyerang tanaman karet yang masih hidup di Indonesia dan Malaysia. Bahkan, rayap perusak ini juga menyerang kebun tanaman buah seperti pepaya, durian, mangga, apel, dan anggur. Di samping itu jenis rayap ini menyerang tegakan pinus merpusii dan pinus karibae. 

Tanaman yang terserang rayap jenis coptothermes secara kasat mata masih terlihat hidup. Namun, tanaman tersebut sebenarnya sudah tidak memiliki kekuatan untuk menahan tiupan angin yang besar sehingga mudah tumbang.


b. Neothermes tectonae
Rayap ini kebanyakan meyerang tegakan jati (tectona grandis). Rayap neothermes tectonae (famili Kalothemitidae) termasuk jenis rayap pohon yang menyerang pohon hidup. Rayap ini bersarang di dalam pohon dan tak berhubungan dengan tanah. Ciri tanaman jati yang terserang rayap Neothermes tectonae adalah timbulnya pembengkakan di bagian batang (batang bonggol). Sebenarnya, di dalam kayu jati mengandung zat anti rayap alami yang disebut tectouinon. Namun, rayap jenis ini masih mampu menembus ke dalam batang tegakan jati yang masih banyak mengandung selulosa. 

Serangan rayap neothermes tectonae semakin menghebat dalam beberapa dekade terakhir. Di daerah Jawa Timur, total kerugian ekonomi akibat serangan rayap perusak mencapai 45,4 milyar rupiah. DI daerah KPH kebon harjo, rayap menyerang hampir 60% dan 70% tegakan jati yang berumur 30 dan 40 tahun. 

c. Macrothermes Gilvus
Tanaman yang banyak diserang oleh jenis rayap perusak ini adalah kayu putih (melaleckaleucadendron). Kayu putih mampu menghasilkan minyak atsiri yaitu minyak kayu putih (cajeput oil). Seperti jenis rayap perusak lainnya, serangan rayap macrothermes gilvus pada tanaman kayu putih menyebabkan kerusakan dan kematian hampir 60%. Keadaan ini sangat merugikan karena dapat menurunkan produktifitas minyak kayu putih yang merupakan salah satu komoditas ekspor penting bagi Indonesia.

Rayap macrothermes gilvus juga menyerang tanaman perkebunan lainnya seperti kelapa dan kelapa sawit. Namun, tingkat serangannya tidak sampai menyebabkan kematian pada tanaman.


d. Rayap perusak lainnya
Selain jenis rayap perusak di atas, masih ada beberapa jenis rayap perusak lain yang cukup merugikan manusia yaitu famili Rhinothermitidae, Kalothermitidae dan Thermitidae. Tanaman yang diserang yaitu tanaman hias seperti mawar, tanaman musiman, tanaman tahunan, dan tanaman hortikultura. Ada juga beberapa jenis rayap perusak yang menyerang tanaman seperti tebu, teh, jeruk, kapas, cengkeh, dan kopi. Banyak faktor yang mempengaruhi besar kecilnya kerusakan yang diakibatkan serangan rayap perusak pada tanaman. Faktor tersebut diantarany kondisi tanaman, karakteristik habitat tanaman, dan tingkat referensi (kesukaan) rayap terhadap jenis tanaman tertentu.

Rayap perusak tanaman biasanya lebih sering menyerang tanaman eksotik (tanaman yang didatangkan dari luar daerah) dibandingkan dengan tanaman lokal. Selain itu, tanaman di daerah dataran rendah juga lebih sering terserang rayap dibandingkan dengan tanaman di dataran tinggi. 

Adanya serangan rayap pada tanaman tidak dapat dilihat sejak awal karena bagian yang biasa diserang ada di bawah permukaan tanah dan serangan dimulai dari akar tanaman. 

CV Jakarta Inti Nusa melayani jasa pengendalian rayap untuk di rumah / kantor / pabrik / ruko dll.
Sistem pengendalian rayap yang kami terapkan ada 2 cara yaitu :
1. Sistem pengumpanan rayap
2. Sistem Injeksi rayap

Sistem Pengumpanan Rayap

Sistem pengumpanan rayap diterapkan bila koloni rayap sudah naik ke plafon / atap. Sistem pengumpanan rayap ini dipasang pada jalur rayap aktif. Masa eliminasi rayap rata-rata 3 bulan sejak instalasi pertama dipasang. Namun jangka waktu eliminasi rayap ini bersifat tidak tentu tergantung dari jumlah koloni rayap yang ada. Semakin banyak jumlah rayapnya maka akan semakin lama masa eliminasinya. Di sini kita memang tidak dapat menghitung dengan pasti jumlah rayap dalam koloni tersebut.

Sistem Injeksi Rayap
Sistem injeksi rayap ini kadang disebut juga sistem spraying atau penyemprotan rayap. Sistem injeksi rayap ini dapat diterapkan pada bangunan yang belum jadi dan pada bangunan yang sudah jadi. Pada bangunan yang belum jadi maka chemical anti rayap dapat disemprotkan pada bagian pondasi bangunan saat penggalian pondasi tersebut sehingga daya tahan terhadap rayap akan lebih lama (rata-rata 5 tahun).


Sedangkan pada bangunan yang sudah jadi maka harus dibor pada bagian sekeliling pondasi baik pada bagian dalam dan luar rumah. Sistem injeksi ini dapat mencegah rayap agar tidak dapat naik dari pondasi ke bagian atap / plafon rumah. Daya tahan terhadap rayap jika pada rumah yang sudah jadi ini rata-rata 3 tahun.


Rayap perusak arsip, buku dan dokumentasi





Kenapa rayap bisa menyerang dan merusak arsip, buku dan dokumentasi lainnya yang umumnya disimpan di tempat khusus seperti lemari, filling cabinet, atau di dalam ruangan suatu bangunan? Pertanyaan tersebut sering muncul ketika telah melihat adanya serangan rayap pada arsip tersebut. Arsip atau dokumentasi tersebut sebagian besar terbuat dari kertas atau bahan yang mengandung selulosa lainnya yang merupakan sumber makanan rayap. 

Arsip, buku, dan dokumen lainnya yang telah diserang rayap menunjukan indikasi adanya tanda bekas gigitan rayap yang tepinya berwarna coklat dan abu-abu dan sering disertai tanah halus di sekitarnya. 

Arsip atau buku yang mudah terserang rayap biasanya yang tersimpan lama, tertumpuk di atas lantai atau di dalam lemari. Serangan rayap perusak bisa semakin parah jika kondisi suhu di tempat tersebut lembab, gelap, dan jarang dibersihkan. 

Beberapa jenis rayap perusak tersebut diantaranya Coptothermes curvignathus, microthermes inspiratus, camner, dan coptothermes pravians. Sebenarnya, tidak hanya rayap yang menyebabkan kerusakan pada arsip atau buku, tetapi masih ada beberapa jenis serangga perusak lainnya seperti kutu buku. Adanya serangan rayap pada arsip atau dokumen sangat merugikan. Apabila dokumen tersebut memiliki nilai sejarah dan sangat berharga seperti manuscript atau naskah kuno yang tersimpan di musium. 

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rayap masuk ke dalam ruang dokumen sebagai berikut :
1. Menyimpan arsip atau dokumen di tempat penyimpanan yang terbuat dari kayu awet seperti jati, kayu yang telah diawetkan, atau bahan lain yang sukar ditembus rayap. 

2. Mengupayakan ruangan agar tidak lembab, saluran udara baik, cukup mendapat sinar matahari, serta bersih dari kertas bekas atau bahan berlignoselulosa lainnya yang tidak terpakai. 

3. Memeriksa arsip atau dokumen secara periodik agar serangan rayap dapat diketahui sejak dini. 

Rayap sebagai hama perusak




Rayap merupakan serangga yang sudah akrab dengan manusia.Namun, rayap selalu diidentikan sebagai hama perusak bangunan, perumahan, arsip buku, tanaman dan sebagainya. Padahal pada awalnya rayap merupakan serangga yang berperan sebagai pembersih sampah alam.

Namun, setelah terganggunya habitat rayap, untuk menjaga kelangsungan hidupnya mereka mulai masuk ke pemukiman manusia guna mencari sumber makanan. Kerugian akibat serangga rayap perusak di Indonesia bisa mencapai 224 sampai 238 milyar rupiah per tahun. Berbagai cara telah dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan serangan rayap perusak, baik secara alami, mekanis, maupun kimia.

Jika kita perhatikan, pada awal musim hujan banyak laron (rayap kasta reproduktif) yang beterbangan keluar dari sarangnya dan mengelilingi lampu.Aktifitas tersebut merupakan pengaruh adanya perubahan di dalam sarang (koloni) rayap. 

Laron yang terbang secara acak dan berkelompok akan berusaha melepaskan sayapnya dengan jalan menggoyang-goyangkan tubuhnya dan menggerakan sayap seperti hendak terbang. Ketika sayap telah lepas, aktifitas kawin (mencari pasangan) akan dimulai. Sering terlihat pasangan laron yang berjalan beriringan. Laron betina (calon ratu) berjalan di depan dan laron jantan (calon raja) mengikuti di belakangnya. PAsangan laron tersebut akan mencari tempat yang cocok untuk dijadikan sarang guna membangun koloni baru (proses populasi awal). 

Beberapa jenis rayap seperti kalotermes melakukan populasi setelah 10 sampai 12 hari, jenis coptothermes 1 sampai 3 hari, sedangkan jenis macrothermes 3 sampai 8 hari. Setelah mulai bertelur menghasilkan koloni rayap baru untuk memperbesar koloni. Adahal unik yhang terjadi pada ratu rayap yaitu umurnya bisa mencapai 20 tahun, bahkan 50 tahun lebih lama dibandingkan dengan umur raja rayap. Ukuran badan ratu rayap pun lebih besar (khususnya bagian abdomen atau perut) dibandingkan dengan ukuran badan raja rayap.


Saturday, September 1, 2018

Jalur Aktif Rayap di dalam Rumah



Rayap merupakan musuh utama dari perabotan rumah yang terbuat dari bahan kayu. Keberadaan rayap ini tentunya dapat menimbulkan kerugian dan sering membuat pemilik perabotan menjadi kesal karena perabotan tersebut menjadi cepat rusak. Sebenarnya anda dapat menggunakan obat anti rayap untuk membasminya. Namun, obat yang mengandung bahan kimia tersebut tentunya berbahaya untuk kesehatan dan disarankan untuk menggunakan bahan-bahan alami yang terbukti ampuh dalam membunuh rayap. 
Beberapa alasan mengapa anda harus membasmi serangga ini:

Mencegah penyakit

Adanya rayap atau serangga lain tentu akan membuat penghuni rumah dapat diserang beberapa penyakit seperti ruam kulit jika tergigit. Selain itu serangga seperti tungau juga dapat menimbulkan masalah pada pernafasan. Selain itu, adanya serangga atau rayap dapat berbahaya pada makanan karena kotoran, urine, dan zat berbahaya lainnya dapat mencemari makanan. 

Mencegah kerusakan pada perabot atau furnitur 

Perabot atau furnitur berbahan kayu sangat rentan untuk diserang oleh rayap. Oleh karena itu, biasanya produsen furnitur memiliki cara khusus untuk membuat produknya tahan rayap. Biasanya mereka menggunakan obat anti rayap khusus.

Mencegah kerusakan pada rumah

Rumah yang telah terserang rayap dapat membuat penghuninya terancam bahaya, apalagi jika rayap menyerang struktur bangunan dan menyebabkan kayu penyangga keropos, maka dapat membuat penghuninya terancam akibat bangunan dapat roboh sewaktu-waktu. 

Mencegah pengeluaran uang yang lebih

Jika terjadi hal yang tidak diinginkan akibat rayap misalnya rumah yang roboh, furnitur yang rusak, maupun menimbulkan penyakit maka anda harus menyiapkan dana ekstra untuk membeli perabot baru, biaya rumah sakit, maupun merenovasi rumah. 
Bahan-Bahan Alami Untuk Menghilangkan Rayap 

Air cucian beras

Siapa yang menyangka jika air cucian beras yang selama ini selalu dibuang ternyata berguna untuk membasmi hama. Caranya pun cukup dengan menyiramkan air bekas cucian beras tersebut ke sekeliling sarang rayap.

Garam dapur

Obat anti rayap selanjutnya adalah garam dapur. Taburkan saja garam di sekitar sarang rayap, namun cara ini dirasa kurang efektif karena garam hanya berada di permukaan saja. Akan lebih efektif jika garam dicairkan dahulu menggunakan air lalu tambahkan tembakau. Setelah tercampur, diamkan selama satu malam lalu semprotkan cairan tersebut ke tempat rayap bersarang.

Tembakau

Khasiat tembakau akan lebih efektif jika direndam dengan air lalu didiamkan selama satu malam. Perendaman selama satu malam berguna untuk mengeluarkan seluruh sari tembakau. Setelah itu, semprotkan air tembakau tersebut ke sarang rayap atau kayu yang terserang rayap.

Minyak tanah

Minyak tanah juga ampuh untuk mengusir rayap. Caranya dengan menyemprotkan minyak tanah pada kayu yang dimakan rayap atau pada sarangnya. 

Air kapur sirih

Kapur yang bersifat panas ini  akan sangat cepat mengusir rayap karena kulit rayap yang lembut dan tipis akan terkena panas dari kapur. Semprot atau siramkan air kapur sirih pada kayu yang diserang rayap atau sarang rayap.
Tips Melindungi Rumah Dari Serangan Rayap

Berikan sedikit jarak antara tembok dan furnitur

Biasanya rayap memasuki rumah melalui celah tembok untuk mengurangi resiko diserang rayap, sebaiknya berikan jarak antara tembok dan furnitur sekitar 10 cm.

Bersihkan saluran air

Mengapa kita harus membersihkan saluran air? Karena area lembab merupakan area favorit rayap. Perhatikanlah kebersihan saluran air atau selokan. Jangan sampai ada sampah yang menyumbat

Bersihkan gudang

Gudang biasanya merupakan tempat yang kotor dan banyak barang tidak terpakai. Biasanya banyak terdapat tumpukan kardus dan barang lain yang tidak terpakai. Inilah yang membuat gudang merupakan daerah yang paling rentan terkena serangan rayap.

Proteksi Bangunan

Lakukan proteksi total pada bangunan. Proteksi total disini adalah treatment dari pasca konstruksi hingga bangunan jadi. Cara ini akan menghambat kedatangan rayap dalam waktu lama dan menghambat perkembangan rayap. Cara ini dilakukan dengan memberikan obat anti rayap ke seluruh bangunan.

Perbaiki keran air yang bocor dirumah anda

Jika dirumah anda terdapat keran air yang bocor, segeralah perbaiki karena keran air bocor yang terus menerus meneteskan air akan membuat rumah anda lembab. Area lembab ini akan menjadi tempat yang nyaman bagi rayap. Tak ada salahnya memperbaiki keran air untuk pencegahan dan penghematan air.

Perawatan pada elemen kayu secara berkala

Pilihlah kayu yang berkualitas baik untuk rumah anda. semakin rendah mutu kayu, maka rayap akan semakin mudah untuk memakannya. Bersihkan kayu secara berkala dan gunakan varnish atau pelitur untuk memulas ulang.

Demikian ulasan tentang cara menghilangkan rayap dan beberapa tips untuk melindungi rumah dari serangan rayap. Pencegahan merupakan hal terbaik untuk dilakukan walaupun saat ini telah banyak obat anti rayap yang dijual di pasaran.


Rayap adalah serangga sosial anggota infraordo Isoptera, bagian dari ordo Blattodea[1][2] (kecoa) yang dikenal luas sebagai hama penting kehidupan manusia. Rayap bersarang di dan memakan kayu perabotan atau kerangka rumah sehingga menimbulkan banyak kerugian secara ekonomi. Rayap masih berkerabat dengan semut, yang juga serangga sosial. Dalam bahasa Inggris, rayap disebut juga "semut putih" (white ant) karena kemiripan perilakunya.
Sebutan rayap sebetulnya mengacu pada hewannya secara umum, padahal terdapat beberapa bentuk berbeda yang dikenal, sebagaimana pada koloni semut atau lebah sosial. Dalam koloni, rayap tidak memiliki sayap. Namun, beberapa rayap dapat mencapai bentuk bersayap yang akan keluar dari sarangnya secara berbondong-bondong pada awal musim penghujan (sehingga seringkali menjadi pertanda perubahan ke musim penghujan) di petang hari dan beterbangan mendekati cahaya. Bentuk ini dikenal sebagai laron atau anai-anai.

CV Jakarta Inti Nusa melayani jasa pengendalian rayap untuk di rumah / kantor / pabrik / ruko dll.
Sistem pengendalian rayap yang kami terapkan ada 2 cara yaitu :
1. Sistem pengumpanan rayap
2. Sistem Injeksi rayap

Sistem Pengumpanan Rayap

Sistem pengumpanan rayap diterapkan bila koloni rayap sudah naik ke plafon / atap. Sistem pengumpanan rayap ini dipasang pada jalur rayap aktif. Masa eliminasi rayap rata-rata 3 bulan sejak instalasi pertama dipasang. Namun jangka waktu eliminasi rayap ini bersifat tidak tentu tergantung dari jumlah koloni rayap yang ada. Semakin banyak jumlah rayapnya maka akan semakin lama masa eliminasinya. Di sini kita memang tidak dapat menghitung dengan pasti jumlah rayap dalam koloni tersebut.

Sistem Injeksi Rayap
Sistem injeksi rayap ini kadang disebut juga sistem spraying atau penyemprotan rayap. Sistem injeksi rayap ini dapat diterapkan pada bangunan yang belum jadi dan pada bangunan yang sudah jadi. Pada bangunan yang belum jadi maka chemical anti rayap dapat disemprotkan pada bagian pondasi bangunan saat penggalian pondasi tersebut sehingga daya tahan terhadap rayap akan lebih lama (rata-rata 5 tahun).


Sedangkan pada bangunan yang sudah jadi maka harus dibor pada bagian sekeliling pondasi baik pada bagian dalam dan luar rumah. Sistem injeksi ini dapat mencegah rayap agar tidak dapat naik dari pondasi ke bagian atap / plafon rumah. Daya tahan terhadap rayap jika pada rumah yang sudah jadi ini rata-rata 3 tahun.

Pengumpanan rayap / termite baiting system





Di Indonesia pada umumnya ada tiga jenis rayap tanah yang paling sering menyerang bangunan antara lain rayap tanah jenis macrotermes, microtermes, dan coptotermes. Rayap tanah hidup dan berkembang biak optimal didalam tanah pada kedalaman 1 – 2 meter. Rayap membangun kerajaannya dengan cara berkoloni dan hidup secara berkasta. Kasta tertinggi adalah ratu dan raja, tentara, dan pekerja merupakan kasta terendah. Kasta pekerja yang bertugas merawat dan memberi makan kasta-kasta lain dalam satu koloni. Sifat transfer makanan dari rayap satu ke ribuan rayap lainnya adalah cara kerja mereka sehingga meyebabkan kecepatan kerusakan terhadap bahan bahan yang mengandung sellulosa seperti, kayu, kertas karpet, kabel dll yang merupakan makanan pokok rayap. Tingkat kerusakan dan daya jelajah dari tiga jenis rayap tanah yang paling hebat adalah jenis Coptotermes. Berdasarkan hasil survey dan kondisi bangunan yang sudah terinfestasi rayap maka kami merekomendasikan tindakan pengendalian dengan sistem pengumpan ( Termite baiting system ). 

Adapun keuntungan dari TBS ini sehingga kami merekomendasikan dengan system tersebut adalah :

A.  Termite Baiting System tidak akan mengganggu atau merubah struktur  bangunan yang ditempati. Dengan sistem ini tidak perlu melakukan pengeboran pada interior maupun exterior.
B.   Termite Baiting System tidak hanya membentengi bangunan dari serangan  rayap, namun dapat memusnahkan koloni rayap.
C.    Dapat memberikan proteksi dari serangan rayap selama mungkin.
D.    System ini sangat cocok untuk highrise building. 

METODE PELAKSANAAN TERMITE BAITING SYSTEM

Metode : Termite Baiting System (TBS) dengan menggunakan metode pengumpanan. 
Cakupan hama :   Rayap Tanah (Subterranean Termite) jenis Coptotermes Sp dan rayap jenis macro / micro.
PROSEDUR PEKERJAAN
a. Installation 
Dilakukan pemasangan sistem pengumpanan pada lokasi :
Above-Ground Station (AG)
Stasiun umpan yang dipasang langsung pada bangunan yang terserang. (hanya dipasang jika sudah ada serangan rayap aktif). Berisikan racun rayap berbentuk tissue yang disukai rayap.

In-Ground Station (IG)
Stasiun umpan yang ditanam ke dalam tanah di sekeliling bangunan setiap ± 5-8 m. Stasiun umpan berisikan kayu umpan untuk memancing rayap yang sedang mencari makanan.


b. Monitoring 
Dilakukan pemeriksaan rutin pada In-Ground Station tiap 2 minggu sekali. Jika ditemukan adanya serangan rayap aktif pada kayu umpan, maka kayu umpan diganti dengan recuit II.  Monitoring juga dilakukan pada Above-Ground Station untuk memastikan apakah umpan telah termakan dan jumlah umpan masih mencukupi sampai monitoring selanjutnya. Pada saat melakukan monitoring, dilakukan pula inspeksi pada area disekitar station dan area kritikal lainnya untuk mengetahui adanya infestasi rayap baru.

c. Elimination
Dilakukan pemeriksaan rutin & penambahan tissue di dalam In-Ground & Above-Ground Station tiap 2 minggu sampai koloni rayap habis tereliminasi (umumnya 3-6 bulan)


d. Monitoring Lanjutan
Setelah proses eliminasi koloni selesai, teknisi akan tetap melakukan monitoring pada Above-Ground Station dan mengganti Recruit II pada In-Ground Station dengan WMD / kayu umpan kembali. 

CV Jakarta Inti Nusa melayani jasa pengendalian rayap untuk di rumah / kantor / pabrik / ruko dll.
Sistem pengendalian rayap yang kami terapkan ada 2 cara yaitu :
1. Sistem pengumpanan rayap
2. Sistem Injeksi rayap

Sistem Pengumpanan Rayap

Sistem pengumpanan rayap diterapkan bila koloni rayap sudah naik ke plafon / atap. Sistem pengumpanan rayap ini dipasang pada jalur rayap aktif. Masa eliminasi rayap rata-rata 3 bulan sejak instalasi pertama dipasang. Namun jangka waktu eliminasi rayap ini bersifat tidak tentu tergantung dari jumlah koloni rayap yang ada. Semakin banyak jumlah rayapnya maka akan semakin lama masa eliminasinya. Di sini kita memang tidak dapat menghitung dengan pasti jumlah rayap dalam koloni tersebut.

Sistem Injeksi Rayap
Sistem injeksi rayap ini kadang disebut juga sistem spraying atau penyemprotan rayap. Sistem injeksi rayap ini dapat diterapkan pada bangunan yang belum jadi dan pada bangunan yang sudah jadi. Pada bangunan yang belum jadi maka chemical anti rayap dapat disemprotkan pada bagian pondasi bangunan saat penggalian pondasi tersebut sehingga daya tahan terhadap rayap akan lebih lama (rata-rata 5 tahun).


Sedangkan pada bangunan yang sudah jadi maka harus dibor pada bagian sekeliling pondasi baik pada bagian dalam dan luar rumah. Sistem injeksi ini dapat mencegah rayap agar tidak dapat naik dari pondasi ke bagian atap / plafon rumah. Daya tahan terhadap rayap jika pada rumah yang sudah jadi ini rata-rata 3 tahun.

Jalur Makanan koloni Rayap





Koloni rayap lebih suka tinggal di tanah yang liat dari pada di tanah berpasir yang sedikit mengandung bahan organik. Namun, ada jenis rayap seperti amitermes dan psammotermes yang mampu hidup di daerah gurun pasir. Di daerah berpasir, rayap mampu meningkatkan infiltrasi air dan mengembalikannya ke bagian atas tanah.
Tanah sangat berperan penting sebagai tempat hidup dan untuk mengisolasi rayap dari perubahan suhu dan kelembapan yang cukup ekstrem. Keberadaan rayap dalam tanah karena rayap mampu mengubah tekstur tanah dan mendistribusikan bahan organik.

Aktivitas rayap dapat mengubah keadaan vegetasi melalui modifikasi profil dan sifat kimia tanah. Contohnya di sekitar sarang rayap macrotermes banyak mengandung silika sehingga hanya jenis tumbuhan tertentu yang dapat tumbuh di sekitar sarang rayap tersebut. Kejadian ini mirip dengan peristiwa allelopaty. Allelopaty adalah pengeluaran zat kimia tertentu yang mampu menghambat pertumbuhan jenis tanaman lain di sekitar tanaman utama. COntohnya, serasah daun pinus yang mengandung silika ternyata mampu menghambat pertumbuhan tanaman lain di sekitar serasah daun pinus. Tumbuhan lain yang memiliki sifat allelopaty adalah alang-alang.

Di daerah gurun Afrika Selatan, rayap Hodotermes berperan dalam proses siklus nutrisi tanah. Aktivitas rayap membawa air ke daerah yang ditumbuhi tanaman sangat menguntungkan karena ketersediaan air bagi tanaman menjadi lebih banyak. Koloni Macrotermes yang besar di habitat Savana mampu membentuk kondisi permukaan yang berbeda dan akhirnya berpengaruh terhadap vegetasi yang ada. Dengan demikian, keberadaan koloni rayap di suatu habitat mampu mempengaruhi bentuk vegetasi yang tumbuh dan berkembang di sektor koloni itu.

Musuh Alami Rayap

Ada tiga kelompok yang menjdai musuh alami rayap ayitu predator, parasit dan patogen. Dalam siklus hidupnya, ketika laron terbang keluar sarang merupakan saat yang rentan diserang predator dan parasit. Predator yang menyerang laron ketika terbang diantaranya burung pemakan serangga, kelelawar pemakan serangga dan capung. Selain itu, pemangsa lainnya berupa katak dan ikan. Ketika laron mendarat di permukaan tanah pun tidak lepas dari serangan predator seperti semut, kumbang, kalajengking dan laba-laba. Semut merupakan predator yang cukup ganas meyerang rayap hingga ke dalam sarang rayap. Predator rayap juga bisa berbentuk mamalia besar seperti trenggiling, tupai, landak dan beruang yang mampu membongkar sarang rayap.

Predator rayap sering melakukan penyamaran kimiawi ketika melakukan penetrasi ke sarang rayap. Contohnyaserangga predator rayap yang memiliki banyak kelenjar untuk menghasilkan senyawa alkohol alifatik 3 oktanol dan 2 undekanol.

Senyawa tersebut mampu menghambat rayap melepaskan senyawa peringatan dininya ketika predator memasuki liang kembara di dalam sarang rayap. Predator semut mampu menghasilkan suatu senyawa dari mandibelnya yang menyebabkan rayap tidak bisa mengenali pemangsanya.

Ada juga beberapa jenis patogen yang mampu mematikan rayap walaupun masih dalam skala laboratorium. Patogen tersebut diantaranya jamur patogenik.

Keberadaan koloni rayap akan memberikan keuntungan terhadap lingkungan. Aktivitas mereka sangat erpengaruh terhadap komposisi mineral (kalsium, silika, besi, magnesium, dan alumunium), bahan organik, nitrogen, infiltrasi air dan prodksi metana. Namun, masalah bisa muncul ketika rayap membangun sarangnya di permukaan tanah.


CV Jakarta Inti Nusa melayani jasa pengendalian rayap untuk di rumah / kantor / pabrik / ruko dll.
Sistem pengendalian rayap yang kami terapkan ada 2 cara yaitu :
1. Sistem pengumpanan rayap
2. Sistem Injeksi rayap

Sistem Pengumpanan Rayap

Sistem pengumpanan rayap diterapkan bila koloni rayap sudah naik ke plafon / atap. Sistem pengumpanan rayap ini dipasang pada jalur rayap aktif. Masa eliminasi rayap rata-rata 3 bulan sejak instalasi pertama dipasang. Namun jangka waktu eliminasi rayap ini bersifat tidak tentu tergantung dari jumlah koloni rayap yang ada. Semakin banyak jumlah rayapnya maka akan semakin lama masa eliminasinya. Di sini kita memang tidak dapat menghitung dengan pasti jumlah rayap dalam koloni tersebut.

Sistem Injeksi Rayap
Sistem injeksi rayap ini kadang disebut juga sistem spraying atau penyemprotan rayap. Sistem injeksi rayap ini dapat diterapkan pada bangunan yang belum jadi dan pada bangunan yang sudah jadi. Pada bangunan yang belum jadi maka chemical anti rayap dapat disemprotkan pada bagian pondasi bangunan saat penggalian pondasi tersebut sehingga daya tahan terhadap rayap akan lebih lama (rata-rata 5 tahun).


Sedangkan pada bangunan yang sudah jadi maka harus dibor pada bagian sekeliling pondasi baik pada bagian dalam dan luar rumah. Sistem injeksi ini dapat mencegah rayap agar tidak dapat naik dari pondasi ke bagian atap / plafon rumah. Daya tahan terhadap rayap jika pada rumah yang sudah jadi ini rata-rata 3 tahun.


Koloni Rayap dan cara pemberantasan rayap





Rayap adalah jenis serangga yang telah menyerang hampir semua komponen banguanan terutama komponen kayu pada konstruksi bangunan atau furnitur. Serangan rayap ini seaka tidak mengenal waktu. Rayap menyerang selama 24 jam dan 7 hari non stop.
Di masyarakat Indonesia dikenal ada beragam jenis rayap dengan berbagai sebutan, salah satunya adalah semut putih, Rayap ini tidak bersayap dan berwarna keputih-putihan. DI masyarakat Sumatera rayap ini dikenal dengan sebutan anai-anai. DI masyarakat Jawa dikenal dengan sebutan rangas. Sedangkan di Jawa Barat dikenal dengan nama rinyuh atau sumpiyuh.
Panjang tubuh rayap ini antara 4 -11 mm tergantung jenis rayapnya. Ada beberapa jenis rayap yang berpotensi menjadi perusak kayu pada bangunan gedung di beberapa daerah di Indoneisa. Di Jakarta misalnya, jenis rayap yang menyerang antara lain Microtermes Inspiratus, microtermes Incertides, Macrotermes gilvus, Ordontotermes Javanicus, Scedorhinotermes Javanicus, Coptotermes Curvignathus dan lain-lain.

Rayap telah diidentifikasi adala lebih dari 2.500 jenis rayap yang tersebar di seluruh dunia. Penyebaran rayap ini berhubungan dengan temperatur yang bertahan di dataran tinggi.
Daeran sebaran rayap hampir di seluruh wilayah Indonesia. Dari 2.500 jenis rayap yang ada di dunia, sudah ditemukan tidak kurang dari 200 spesies rayap dari berbagai genus di Indonesia sampai tahun 1970 (Tarumingkeng, 1971).
Rayap yang merupakan serangga berukuran kecil ini hidup berkelompok dalam ordo Isoptera (dari Bahasa Yunani : iso = sama; ptera = sayap).
Sebenarnya secara alamiah rayap bukanlah musuh, tetapi merupakan bagian siklus yang dapat membantu manusia untuk menjaga keseimbangan alam dengan cara menghancurkankayu menjadi unsur hara dalam tanah secara biotik. Namun, karena perubahan kondisi alam dan aktivitas manusia yang kurang menjaga lingkungannya maka rayap pun berubah menjadi musuh yang merugikan.

pada kondisi ideal, satu koloni rayap yang memiliki 60.000 rayap pekerja akan mampu mengkonsumsi habis kayu pinus sepanjang 40 cm berukuran 2 x 4 cm selama 118 - 157 hari (Kamble, 1997). Itulah sebabnya rayap mampu menimbulkan kerusakan cukup besar pada struktur bangunan gedung dalam kurun waktu sekitar 3 - 8 tahun.
Rayap memakan tanaman, pohon, kayu serta bahan makanan yang mengandung selulosa. Rayap hidup di tempat yang temperaturnya hangat dan karakteristik tanahnya subur.
Dengan memperhatikan kesukaan rayap tersebut maka pemilihan bahan komponen bangunan dan perencanaan konstruksinya harus mempertimbangkan kondisi perkembangan rayap di lokasi tersebut. Antisipasi terhadap rayap di bawah tanah harus dilakukan rekayasa bangun dengan konstruksi fondasi, dinding dan beton yang baik agar rayap tidak dapat menyerang kusen pintu dan bahan kayu lain melalui celah yang tidak dapat dilihat langsung oleh kasat mata.

Pembagian kasta Rayap
Rayap merupakan serangga sosial yang hidup dalam satu koloni. Sebuah koloni rayap selalu terdiri dari beberapa kasta yaitu kasta reproduktif yang terdiri dari seasang ratu dan raja, kasta peerja dan kasta prajurit.

Kasta Reproduktif
Rayap pada kasta ini teridir ratu dan raja
Tugas utamanya memperbanyak anggota koloni
Ratu dari beberapa jenis rayap mampu meletakkan 86.000 telur setiap hari
Kasta ini mampu bertahan hidup selama 6-20 tahun.
Pada koloni rayap yang kehilangan ratunya akan terbentuk ratu pengganti atau neoten.

Kasta Pekerja
Rayap pada kasta pekerja selalu sibuk selama 24 jam sehari.
Kasta ini bertugas mencari dan memberi makan anggota koloni lainnya, merawat ratu, menjaga telur, membangun dan memelihara sarang serta mengatur keseimbangan energi di dalam koloni
Kesukaannya mengembara secara kontimu dengan cara acak.

Kasta Prajurit
Kasta ini bertugas melindungi koloni dari bahaya atau gangguan luar, khususnya dari musuh-musuh alaminya seperti semut dan rayap dari koloni lainnya.
Komposisi dalam koloni berkisar 3-15% dari jumlah pekerja.

Sifat dan Perilaku Rayap

Satu keturunan rayap selalu hidup dalam satu kelompok yang disebut koloni dengan pola hidup sosial.Satu koloni terbentuk dari sepasang laron (alates) betina dan jantan yang mampu memperoleh habitat yang cocok yaitu bahan berselulosa untuk membentuk sarang utama. Individu betina pertama yang disebut ratu meletakkan beribu-ribu telur yang kemudian menetas dan berkembang menjadi individu-individu yang berbeda bentuk berupa kasta-kasta dan individu muda yang disebut larva. 
Adapun istilah dari sifat dan perilaku rayap antara lain :
Traphalaxis yaitu transfer material (makanan)
Proctodeal yaitu transfer material melalui mulut
Foraging adalah perilaku rayap yang suka mengembara mencari makanan secara kontinu dan dilakukan secara acak.
Cryptobiotik adalah sifat rayap yang peka terhadap cahaya, suka pada tempat yang serta terlindung dari cahaya dan sinar matahari.

Siklus Hidup Rayap
Dalam perkembangannya, rayap mengalami perubahan bentuk (metamorfosis) yang disebut metamorfosis tidak sempurna. Siklus hidupnya diawali dari telur yang akhirnya berubah menjadi rayap muda atau nimfa. Selanjutnya nimfa akan berdeferensiasi menjadi individu kasta pekerja, prajurit, calon raja dan calon ratu (kasta reproduktif primer).

Penggolongan rayap
Berdasarkan lokasi sarang atau tempat tinggalnya, rayap dapat digolongkan dalam tiga tipe yaitu rayap kayu lembap, rayap kayu kering dan rayap tanah. Diantara ketiga jenis rayap tersebut, tipe yang paling banyak menimbulkan kerugian adalah kelompok rayap tanah dan rayap kayu kering. Selain tiga jenis rayap tersebut juga ada sebagian ahli yang menggolongkan rayap dalam lima jenis rayap prusak kayu yaitu rayap kayu lembap, rayap kayu kering, rayap tanah, rayap pohon dan rayap subteran.

Rayap kayu Lembap (damp wood termite)
Rayap kayu lembap menyerang kayu mati dan lembap. Rayap ini bersarang dalam kayu tetap tidak berhubungan dengan tanah. Adapun beberapa ciri rayap ini adalah :
Serangannya pada kayu yang basah atau lembap atau pohon mati yang membusuk.
Sarangnya berada di dalam kayu yang membusuk atau basah seperti tonggak kayu atau kayu gelondongan.
Ukuran tubuh rayap rajurit 2,5 kali lebih besar dari rayap tanah.
Pupolasinya lebih kecil dari rayap tanah.
Populasinya lebih kecil dari rayap tanah.
Rayap ini tidak mempunyai kasta pekerja sehingga tugas kasta pekerja dilaksanakan oleh nimfa.
Ukuran palet lebih besar dan berwarna gelap. Palet digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tunnel untuk menjaga kelembapan.

Rayap kayu kering (dry wood termite)
Rayap kayu kering hidup dalam kayu mati yang telah kering. Hama ini umumnya dapat dijumpai di rumah-rumah terutama pada perabot seperti lemari, meja, kursi dll. Seperti halnya rayap kayu lembap, rayap ini pun tidak berhubungan dengan tanah karena habitatnya kering.
Rayap kayu kering dapat memasuki kayu yang terbuka di atas tanah secara langsung dari udara. Sekali dapat memasuki kayu, rayap tersebut dapat hidup dalam kayu dengan kandungan air 5-6%. Adapun beberapa ciri rayap kayu kering adalah :


Serangannya pada kayu kering seperti komponen kayu pada bangunan dan furnitur.
Tanda serangannya tampak dari adanya butir-butir kecil berwarna kecoklatan yang sering berjatuhan di lantai atau kayu yang diserang.
Rayap ini tidak berhubungan dengan tanah karena habitatnya di dalam kayu kering. Contoh jenis ini cryptotermes sp.
Jumlah populasi dalam satu koloni lebih sedikit dibanding rayap tanah.

Rayap tanah
Rayap tanah bersarang dalam tanah terutama dekat pada bahan organik yang mengandung selulosa seperti kayu dan humus. Macrotermes dan odontotermes merupakan rayap subteran yang sangat umum menyerang bangunan di Jakarta dan sekitarnya. Jenis-jenis rayap tanah. Jenis-jenis rayap tanah di Indonesia berasal dari famili termitidae. Adapun ciri-ciri rayap tanah adalah :
Umumnya hidup di dalam tanah yang banyak mengandung kayu atau bahan organik lainnya yang mengandung selulosa.
Dibutuhkan kelembapan tinggi.
Rayap ini membangun terowongan menuju sumber makanan.
Jumlah populasi dalam satu koloni umumnya lebih besar dari jenis rayap kayu kering.
Jenis-jenis rayap ini sangat ganas karena dapat menyerang obyek berjarak hingga 200 meter dari sarangnya.
Untuk mencapai kayu sasarannya, rayap ini dapat menembus tembok yang tebalnya beberapa sentimeter dengan bantuan enzim yang dikeluarkan dari mulutnya.
Jenis rayap yang termasuk kelompok rayap tanah ini bersal dari genus macrotermes, microtermes, odontotermes, schedorhinotermes dan coptotermes.

Inspeksi Serangan Rayap
Sering kali penghuni rumah atau bangunan tidak peduli dengan kejadian pada komponen bangunannya atau pada perabotannya. Padahal tanda-tanda awal dari serangan rayap sudah ada. Kebanyakan pemilik rumah hanya membersihkan saja karena dianggap sebagai kotoran. Untuk memudahkan pemilik rumah mengetahui adanya serangan rayap berikut deberikan beberapa tanda atau ciri aktivitas rayap tanah yang menyerang bangunan yaitu :
Ditemukan adanya liang kembara (tunnel) terutama rayap tanah.
Terdapat kerusakan pada kayu.
Ditemukan adanya laron.
Dengan memukul-mukul bagian kayu baik kayu abik kusen maupun rangka atap akan terasa ringan atau nyaringbunyinya bila sudah di dalam kayu sudah keropos walaupun bagian luar terlihat utuh.

Kondisi yang menunjang Inspeksi Rayap
Kondisi unjang adanya inspeksi rayap dan pencapaian serangan pada objeknya antara lain :
Adanya retakan pada dinding beton pondasi.
Adanya penetrasi kayu / obyek yang langsung berhubungan dengan tanah.
Ventilasi udara tidak baik.

Untuk mencapai sasaran, rayap melakukan hal-hal sebagai berikut :
Rayap membangun pipa perlindungan (sheltertubes) dari tanah hingga ke obyek seragan melalui celah atau retak kecil (minimum 0,4 mm) misalnya pada pondasi bangunan / dinding.
Rayap menembus obyek-obyek penghalang seperti plastik, logam tipis dll walaupun penghalang tersebut bukan merupakan obyek makanannya.

==========================

Mengenal Bahan Anti Rayap

Banyak cara yang dilakukan untuk menghentikan aktivitas rayap misalnya dengan penggunaan pestisida anti rayap. Pestisida ini sudah direalisasikan melalui tanah maupun pengawetan kayu. Tujuannya adalah untuk membentuk penghalang kimia yang dapat menghentikan aktivitas koloni rayap yang sering memangsa kayu. 

Metoda pengendalian rayap
Dengan semakin berkembangnya teknologidan semakin dan semakin inovatifnya rayap menyerang bangunan gedung maka semakin berkembang pula termitisida, peralatan yang digunakan dan cara penanganannya. Termitisida merupakan bahan kimia untuk membasmi rayap. Namun sebenarnya ada beberapa metoda pengendalian rayap yang sangat merugikan antara lain :

Pengendalian secara fisik
Cara pengendalian ini dilakukan dengan membentuk penghalang (barrier) di bawah lapisan tanah bangunan untuk mencegah penetrasi rayap ke dalam bangunan. Bahan yang digunakan sebagai penghalang antara lain pasir, perlit, granit, mesh stainless steel dll. 

Pengendalian dengan cara hayati
Pengendalian dengan cara hayati menggunaka musuh alami dari rayap misalnya nematoda, jamur dan bakteri.

Pengendalian dengan cara kimia
Pengendalian dengan cara kimia juga biasa disebut pengendalian dengan memberikan perlakuan bahan kimia pada lapisan tanah. Prinsip dasar pengendalian ini adalah pembentukan barrier dari bahan kimia pada lapisan tanah untuk mencegah penetrasi rayap ke dalam bangunan.

Aplikasi Pengendalian Rayap dengan Cara Kimia
Pengendalian rayap dengan cara kimia ini adalah dengan memberikan racun kimia melalui tanah maupun pengawetan kayu. Bahan kimia yang diberikan adalah pestisida anti rayap yang disebut dengan termitisida. Pestisida anti rayap disuntikkan ke dalam tanah di sekeliling bangunan dengan tujuan untuk membuat pagar kimia sehingga dapat dicegah naiknya koloni rayap dari dalam tanah ke atas bangunan. Cara ini lebih efektif walaupun dianggap kurang ramah lingkungan.

Berdasarkan cara aplikasi metoda pengendalian cara kimia dapat dibedakan menjadi 2 yaitu sebelum masa konstruksi atau sebelum rumah dibangun dan sesudah masa konstruksi atau sesudah rumah dibangun.

Sebelum rumah dibangun (preconstruction)
Aplikasi pengendalian rayap ini merupakan metoda pengendalian yang diarahkan pada rumah atau bangunan yang sedang dalam pembangunan atau belum jadi. Tahapanannya sebagai berikut :
Pemberian perlakuan pada lubang pondasi dan pada pondasi yang telah terpasang sebelum tanah diurug dengan dosis aplikasi 5 liter / meter persegi dan konsentrasi larutan sesuai petunjuk pada label kemasan.
Pemberian perlakuan pada tanah yang akan dipasang lantai dengan dosis aplikasi 5 liter / meter persegi dan konsentrasi larutan sesuai petunjuk label pada kemasan.
Pemberian perlakuan pada kayu dengan cara vakum tekan, perendaman, penyemprotan atau pelaburan yang menggunakan konsentrasi larutan sesuai petunjuk pada label kemasan.

Setelah rumah dibangun (postconstruction)
Pada rumah yang sudah dibangun, pengendalian rayap diarahkan ke bangunannya. Adapun pengendalian rayap terseburt dapat dilakukan dengan cara injeksi pada pondasi, penyemprotan atau peaburan komponen kayu bangunan dan pemberian umpan.

Perlakuan injeksi pada pondasi
Lakukan pengebran pada sisis kiri dan kanan pondasi dengan jarak antar lubang 30 - 40 cm, jarak pengebran dari dinding sekitar 15 cm dan kedalaman lubang harus mencapai tanah.
Injeksikan larutan bahan kimia ke dalam lubang yang telah tersedia. Jumlah larutan yang diinjeksikan sebanyak 5 liter per linear meter atau 2 liter larutan per lubang. Konsentrasi larutan tergantung pada jenis bahan kimia yang digunakan dan biasanya tercantum pada label kemasan.
Lakukan penutupan lubang injeksi setelah proses injeksi selesai dilakukan. Warna bahan tutup sebaiknya sesuai dengan warna lantai.

Sistem Injeksi rayap dan pengumpanan rayap





CV Jakarta Inti Nusa melayani jasa pengendalian rayap untuk di rumah / kantor / pabrik / ruko dll.
Sistem pengendalian rayap yang kami terapkan ada 2 cara yaitu :
1. Sistem pengumpanan rayap
2. Sistem Injeksi rayap

Sistem Pengumpanan Rayap

Sistem pengumpanan rayap diterapkan bila koloni rayap sudah naik ke plafon / atap. Sistem pengumpanan rayap ini dipasang pada jalur rayap aktif. Masa eliminasi rayap rata-rata 3 bulan sejak instalasi pertama dipasang. Namun jangka waktu eliminasi rayap ini bersifat tidak tentu tergantung dari jumlah koloni rayap yang ada. Semakin banyak jumlah rayapnya maka akan semakin lama masa eliminasinya. Di sini kita memang tidak dapat menghitung dengan pasti jumlah rayap dalam koloni tersebut.

Sistem Injeksi Rayap
Sistem injeksi rayap ini kadang disebut juga sistem spraying atau penyemprotan rayap. Sistem injeksi rayap ini dapat diterapkan pada bangunan yang belum jadi dan pada bangunan yang sudah jadi. Pada bangunan yang belum jadi maka chemical anti rayap dapat disemprotkan pada bagian pondasi bangunan saat penggalian pondasi tersebut sehingga daya tahan terhadap rayap akan lebih lama (rata-rata 5 tahun).


Sedangkan pada bangunan yang sudah jadi maka harus dibor pada bagian sekeliling pondasi baik pada bagian dalam dan luar rumah. Sistem injeksi ini dapat mencegah rayap agar tidak dapat naik dari pondasi ke bagian atap / plafon rumah. Daya tahan terhadap rayap jika pada rumah yang sudah jadi ini rata-rata 3 tahun.

Jasa pengendalian anti Rayap (termite control)



Jasa pengendalian anti Rayap (termite control)
 I. SISTEM SEMPROT & INJEKSI
Metode : Chemical Barrier System (CBS)
a. Untuk bangunan yang belum dibangun (Pre-Construction Building). Injeksi di sekeliling pondasi yang berguna untuk mencegah rayap naik dari pondasi. Garansi anti rayap untuk bangunan yang belum dibangun adalah 5 tahun.
b. Untuk bangunan yang sudah dibangun (Post-Construction Building)
Cakupan hama : Semua Jenis Rayap Tanah (Subterranean Termites). Injeksi dengan mengebor lantai di sekeliling pondasi bangunan. Garansi anti rayap untuk bangunan yang sudah jadi adalah 3 tahun.

II. Sistem Pengumpanan
Metode ini ditujukan untuk mengatasi rayap yang sudah naik dari pondasi ke atap.
Cakupan hama : Rayap Tanah (Subterranean Termite) jenis Coptotermes Sp.
Garansi untuk system pengumpanan adalah 1 tahun / selama kontrak.

Untuk menentukan system mana yang akan diterapkan harus melalui proses survey ke lokasi terlebih dahulu. Surveyor kami akan menganalisa jenis rayap yang akan ditangani sehingga dapat ditentukan system penanganan rayap yang tepat sasaran.




Kehidupan koloni rayap




Rayap adalah serangga kecilyang sepintas mirip dengan semut. Rayap ini dapat hidup berkoloni dan membangun sarang untuk tempat tinggalnya. Ukuran tubuh rayap rata-rata 3 mm. 
Tubuh rayap terdiri dari 3 bagian yaitu tagmata kepala, thorax dan abdomen (perut). Rayap terdiri dari beberapa kasta yaitu kasta pekerja, prajurit dan ratu. Kasta pekerja bertugas membangun sarang dan mencari makanan.Sedangkan kasta prjurit bertugas mempertahanankan koloni rayap dari serangan musuh.
Rayap adalah jenis serangga sosial daerah tropis dan subtropis. Makanan utama rayap adalah kayu dan bahan yang mengandung selulosa. Rayap sangat berperan dalam siklus unsur penting di alam yaitu nitrogen dan karbon. 
Rayap mampu memakan kayu atau bahan yang mengandung selulosa. Padahal manusia tidak mampu mencernanya. Namun rayap mampu mengurai dan menyerapnya.

Semua jenis rayap bisa memakan kayu dan bahan berselulosa. Tetapi perilaku makan setiap jenis rayap berbeda. Inilah salah satu yang menjadi keunikan perilaku rayap.
Setelah diteliti, di dalam usus rayap bagian belakang dai dalam sistem pencernaannya terdapat protozoa flagellata yang berperan sebagai simbon dalam sistem pencernaan rayap yang mampu menguraikan selulosa menjadi bahan yang dapat diserap rayap. Kesenangan rayap terhadap kayu dan bahan berselulosa awalnya tidak berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Namun ketika habitat rayap terganggu seperti adanya penebangan hutan maka sumber makannya menjadi berkurang. Oleh karena itu, rayap mulai berpindah ke wilayah manusia yang potensial sebagai sumber makanan dan tempat tinggal.

Jika diperhatikan, rayap akan saling menjilati, mencium dan menggosokkan tubuhnya satu sama lain saat bertemu. Perilaku rayap tersebut dinamakan trofalaksis. Dengan cara ini, rayap akan saling menyalurkan makanan, feromon atau protozoa flagellata yang sangat berperan dalam kehidupan koloni rayap. Melalui trofalaksis ini juga muncul beberapa metode pengendalian rayap dengan cara seperti choropicrin yang akan menyebar ke seluruh koloni rayap.Trofalaksis rayap juga dapat dipakai sebagai wahana untuk mengendalikan rayap melalui pengumpanan (baiting) dengan termitisida tertentu.

Friday, July 29, 2016

Cara memasang umpan rayap




Umpan Rayap



Setelah anda mengidentifikasi rayap apa yang menghancurkan properti anda, maka anda bisa menggunakan cara yang lebih tepat untuk membasmi rayap. Berikut ini 7 cara membasmi rayap yang ada di rumah anda.

Membasmi Rayap Menggunakan Insektisida dan busa
Dengan menggunakan insektisida dan busa, anda bisa menyingkirkan rayap. Ini adalah semacam produk yang paling umum digunakan dalam membasmi rayap. Namun saat menggunakan insektisida dan busa, maka kita harus mengosongkan rumah kita terlebih dahulu untuk jangka waktu tertentu. Insektisida yang anda beli bisa berbentuk gas atau cairan. Sementara busa racun bisa menyingkirkan rayap karena bisa meresap ke dalam serat kayu sehingga racun dalam busa ini akan membasmi dan membunuh rayap. Baik insektisida maupun busa merupakan pilihan yang sangat tepat jika ingin membasmi rayap dengan cepat.

Basmi Rayap Dengan Asam Borat
Dalam membasmi rayap, kita juga bisa menggunakan asam borat. Asam Borat merupakan zat yang sangat ampuh dalam mengendalikan populasi rayap dalam properti kita. Anda hanya perlu menyemprotkan larutan asam borat atau mengumpankannya ke tempat dimana rayap membuat jalan dan sarang. Mereka akan memakan umpan dan membantu anda untuk membasmi rayap.

Singkirkan Mulsa Kayu Untuk Menghilangkan Rayap
Apakah anda tau mulsa kayu? Coba buka Wikipedia untuk mempelajari apa itu mulsa kayu. Namun yang pasti, rayap sangat tertarik dengan mulsa kayu karena merupakan atraktor terbesar bagi rayap. Saat anda melihat mulsa kayu disekitar rumah, maka mulsa sering kali menjadi kontributor utama penyebab datangnya rayap. Saat anda melihatnya, pindahkan sejauh mungkin dari rumah anda. Dengan begini, anda menjauhkan kemungkinan datangnya rayap ke rumah anda.

Membanjiri Tanah Dengan Air Bisa Mengusir Rayap
Ini digunakan khusus bagi anda yang berhadapan dengan rayap subterranean. Setelah mengidentifikasi lokasi rayap, maka banjiri tanah anda dengan air. Dengan begini anda bisa menyingkirkan rayap tanah secara keseluruhan. Kenapa hal ini ampuh untuk rayap? Karena rayap tidak bisa berenang, maka mereka akan tenggelam dan tidak akan bisa bernafas dalam air sehingga membuat mereka mati atau pergi dari sarang mereka.

Membasmi Rayap Dengan Suhu Panas dan Dingin
Dengan menggunakan cara tertentu yang bisa menimbulkan panas atau dingin pada sarang rayap, maka kita bisa mengusir rayao. Perlu anda ketahui, rayap tidak bisa hidup pada suhu di -20 derajat Fahrenheit atau kurang. Rayap juga tidak bisa hidup pada suhu diatas 120 derajat Fahrenheit sehingga dengan memanaskan atau mendinginkan sarang rayap selama kurang lebih 35 menit, kita bisa membunuh rayap. Pertanyaannya, bagaimana cara membuat suhu sekitar rayap menjadi panas atau dingin?

Cara yang paling sering digunakan adalah dengan menggunakan nitrogen cair. Kita bisa membasmi rayap dengan menggunakan nitrogen cair. Sementara untuk rayap tanah yang memang bersarang dibawah tanah, kita bisa membakar permukaan tanah dengan api.

Buang Tunggul Kayu dan Atraktor Lain yang Bisa Mengundang Rayap
Saat anda membangun rumah di lapangan yang baru dibuka (pembukaan hutan), atau bahkan ada tunggul atau atraktor lain didekat rumah anda, maka segera singkirkan itu dari rumah anda karena baik mulsa, tunggul pohon dan kayu busuk merupakan atraktor bagi rayap. Angkat tunggul dari tanah dan buang, maka ini bisa membantu anda mengusir rayap jauh-jauh dari rumah anda. Dengan begitu, potensi kerusakan rayap pun akan berkurang.

Gunakan Nematoda Juga Merupakan Cara Ampuh Membasmi Rayap
Cara lain membasmi rayap adalah dengan menggunakan nematoda. Jika anda tidak tau dengan nematoda, ini adalah cacing kecil yang merupakan parasit alami bagi hama termasuk hama rayap. Nematoda adalah solusi alami yang paling populer digunakan oleh banyak orang untuk membasmi rayap dengan cara menaruh cacing kecil ini di liang atau lubang tempat dimana rayap sering melintas atau bersarang. Nematoda akan mencari larva rayap dan memakannya juga sekaligus mengurangi populasi rayap dari waktu ke waktu sehingga rayap tidak menyebabkan kerusakan pada rumah anda.

Rayap merupakan hama pengganggu yang bisa menghancurkan rumah anda. Jika anda tidak segera menyingkirkan rayap, investasi pada properti yang anda bangun bisa hancur sekejap dan mengorbankan puluhan hingga ratusan juta rumah anda. Agar investasi anda bisa berjangka panjang, maka anda harus menggunakan cara-cara yang tepat untuk mengurangi rayap dalam rumah anda.

Selain tiu ada cara membasmi rayap yang paling ampuh yaitu dengan sistem pengumpanan rayap. Cara memasang umpan rayap adalah harus tepat pada jalur rayap aktif. Hindari pemasangan umpan rayap pada area yang basah atau terkena bocoran air karena hal ini akan mengganggu umpan yang adalah kotak tersebut.

Tanda-tanda Serangan Rayap





Jalur Rayap pada tembok

Tanda-tanda Serangan Rayap yaitu :
  1. ada serbuk-serbuk kecil dibawah kayu atau disekitar perabot kayu anda
  2. kusen kayu dan jendela menggelembung dan rapuh
  3. sering bunyi sura kretek-kretek dari perabotan kayu anda
  4. pada bagian bawah kusen pintu dan jendela terlihat lembab

Rayap memang bukan binatang yang membahayakan, namun binatang yang satu ini bisa membuat kita jengkel karena bisa merusak apa saja termasuk rumah, furniture, gudang dan berbagai hal yang terbuat dari kayu. Jika anda tak ingin barang-barang anda yang terbuat dari kayu cepat lapuk dan habis dimakan rayap, maka anda harus mengambil langkah-langkah dan memikirkan cara ampuh membasmi rayap.

Rayap, meski tidak kita sadar bisa saja bersarang di rumah. Kita tidak mengetahuinya karena rayap ada dalam lemari atau rumah kita yang terbuat dari kayu. Rayap berada dalam kayu dan kita tidak akan tau kalau rayap ada dalam rumah kita sampai rumah atau furniture kita yang terbuat dari kayu lapuk dimakan rayap.

Agar kita bisa membasmi rayap dengan cepat dan tepat, kita harus tau dari mana rayap berasal. Berikut ini tips dan trik cara membasmi rayap dengan cepat.

Saat berhadapan dengan rayap, kita harus mengetahui jenis rayap apa yang kita hadapi. Rayap ada banyak jenisnya, namun Jika kita bicara soal properti rumah, maka ada dua jenis rayap yang paling mungkin menghancurkan furniture rumah kita. Yaitu rayap kayu kering (Drywood) dan rayap Subterranean. Keduanya merupakan jenis rayap yang berbeda dan bisa menimbulkan masalah yang berbeda pula.

Rayap Kayu Kering (Drywoood)
Rayap jenis ini hidup dalam koloni yang kecil dan biasanya hanya tinggal dan menghancurkan kayu yang kering saja. Mereka sama sekali tidak berhubungan dan tidak memiliki kemampuan untuk juga menghancurkan tanah. Biasanya mereka ada di daerah yang lembab di sepanjang pantai dan sebagian besar rumah dibuat lapuk oleh rayap yang satu ini.

Rayap Tanah (Subterranean)
Rayap jenis ini membangun koloninya di dalam tanah. Melalui tanah, mereka bisa masuk dan merusak rumah. Saat berada dibawah tanah, mereka akan membuat jalan ke permukaan tanah dan menghancurkan gedung yang berdiri diatasnya. Biasanya, rayap jenis ini lebih sulit ditemukan dari pada rayap jenis kayu kering. Sehingga kita baru bisa mendeteksinya dalam jangka waktu yang cukup lama semenjak mereka mengekspansi gedung atau rumah kita.

Ada 2 jenis rayap tanah yaitu
  1. Rayap Coptothermes 
  2. Rayap Microthermes / Macrothermes


Untuk menentukan jenis rayap yang ada, kita dapat memanggil ahlinya atau perusahaan jasa anati rayap yang sudah berpengalaman agar dapat diterapkan metode yang tepat untuk memberantasnya. 

Cara Pengumpanan Rayap


Cara Pengumpanan Rayap


Kenapa Rayap Dibasmi ?


Ada banyak alasan kita mengapa mengusir dan membasmi rayap , beberapa alasannya kami cantumkan di bawah ini :

Mencegah kerusakan pada perabot atau furnitur

Perabot atau furnitur berbahan kayu sangat rentan untuk diserang oleh rayap. Oleh karena itu, biasanya produsen furnitur memiliki cara khusus untuk membuat produknya tahan rayap. Biasanya mereka menggunakan obat anti rayap khusus.

Mencegah kerusakan pada rumah

Rumah yang telah terserang rayap dapat membuat penghuninya terancam bahaya, apalagi jika rayap menyerang struktur bangunan dan menyebabkan kayu penyangga keropos, maka dapat membuat penghuninya terancam akibat bangunan dapat roboh sewaktu-waktu.

Mencegah pengeluaran uang yang lebih

Jika terjadi hal yang tidak diinginkan akibat rayap misalnya rumah yang roboh, furnitur yang rusak, maupun menimbulkan penyakit maka anda harus menyiapkan dana ekstra untuk membeli perabot baru, biaya rumah sakit, maupun merenovasi rumah.

Mencegah penyakit.
Adanya rayap atau serangga lain tentu akan membuat penghuni rumah dapat diserang beberapa penyakit seperti ruam kulit jika tergigit. Selain itu serangga seperti tungau juga dapat menimbulkan masalah pada pernafasan. Selain itu, adanya serangga atau rayap dapat berbahaya pada makanan karena kotoran, urine, dan zat berbahaya lainnya dapat mencemari makanan.

Tanda-tanda kayu terserang rayap antara lain:

  1. ada serbuk-serbuk kecil dibawah kayu atau disekitar perabot kayu anda
  2. kusen kayu dan jendela menggelembung dan rapuh
  3. sering bunyi sura kretek-kretek dari perabotan kayu anda
  4. pada bagian bawah kusen pintu dan jendela terlihat lembab

Salah satu cara membasmi rayap adalah dengan sistem pengumpanan rayap. Proses pengumpanan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengeliminasi koloni rayap sehingga rayap tidak kembali ke rumah Anda.

Kayu termakan rayap


Kayu termakan rayap

Koloni rayap dapat menyerang apa saja di dalam rumah yang mengandung selulosa terutama kayu. Apalagi bila kayu tersebut basah bila terkena bocoran air atau terkena air hujan maka akan mempercepat datangnya serangan rayap.\

Salah satu tang yang mudah untuk dilihat bila kayu terserang raya adalah kayu menjadi keropos dan adanya terowongan tanah yang dibuat oleh koloni rayap untuk naik ke atas rumah karena rayap tidak tahan terhadap cahaya. 

Bila sudah terjadi tanda-tanda seperti itu maka kita harus segera bertindak untuk membasmi koloni rayap secara menyeluruh. 

Pembasmian rayap yang sudah naik ke dalam ruangan rumah dapat diatasi dengan cara pengumpanan rayap yang dapat membasmi rayap secara total dalam 1 koloni. 


Wednesday, July 27, 2016

Pemasangan Umpan Rayap di Jalur Rayap

Pemasangan Umpan Rayap


Umpan Rayap Terpasang

Pemasangan Umpan Rayap diletakan pada jalur rayap yang aktif. Artinya pada jalur tersebut banyak rayap yang mencari makanan. 

Pemasangan Umpan Rayap ini dapat dalam rumah baik di kusen, pintu, di dalam lemari dll. 

Pemasangan Umpan Rayap ini harus tepat agar umpan yang ada di dalam kotak tersebut dapat dimakan oleh rayap. Tujuannya agar umpan rayap tersebut dapat didistribusikan ke seluruh koloni rayap.

Pemasangan Umpan Rayap ini harus diletakan pada tempat kering / tidak kena air. Jangan lupa untuk meonitornya setiap 2 minggu sekali. Lama eliminasi koloni rayap biasanya sekitar 3 - 6 bulan tergantung dari populasi rayap dalam koloni tersebut.


Umpan Rayap

Umpan Rayap


Umpan Rayap Sentricon

Pemasangan umpan rayap harus tepat pada jalur rayap yang aktif. Hal ini dapat dibantu oleh teknisi rayap yang sudah berpengalaman. Selain itu, umpan rayap yang sudah terpasang harus dimonitoring setiap 2 minggu sekali. Hal ini dilakukan secara terus-menerus sampai eliminasi total. Biasanya memakan waktu 3 - 6 bulan. 

Umpan rayap ini sangat cocok diterapkan pada bangunan yang sudah terlihat ada serangan rayap. Sebelum dilakukan pemasangan umpan rayap harus dilakukan survey terlebih dahulu agar bisa dicek jalur rayap aktifnya. 

Umpan yang ada di dalam kota mengandung hexaflumorin yang dapat mematikan rayap secara perlahan. Tujuannya adalah agar koloni rayap tersebut dapat dieliminasi semuanya secara tuntas.


Jalur Rayap Aktif

Jalur Rayap Aktif


Jalur rayap aktif
Koloni rayap pada tanah

Jalur Rayap Aktif adalah jalur rayap yang digunakan untuk mencari makanan untuk koloninya. Jalur Rayap Aktif biasanya bermulai dari dalam tanah kemudian bisa menembus dinding tembok dan bisa muncul di lantai 2 dst untuk mencari makanan. 

Jenis makanan rayap antara lain kayu, gypsum, kusen, kitchen set, lemari kayu, kertas, buku dll. Semua itu dapat mengundang rayap terutama pada area yang lembab atau basah seperti di dapur / di bawah tempat cuci piring, toilet dan didalam gudang. 

Rayap akan lebih cepat datang apabila ada tumpukan kayu / kertas / kardus yang basah. Jadi apabila ada di bagian rumah yang bocor kemudian menimpa kayu / kardus maka bisanya rayap akan segera menyerangnya.


Pembasmian rayap tanah

Di Indonesia pada umumnya ada tiga jenis rayap tanah yang paling sering menyerang bangunan antara lain rayap tanah jenis macrotermes,...